Pengertian dan Fungsi Router Lengkap dengan Jenis dan Cara Kerjanya

Pengertian dan fungsi router – Pada awal tahun 1980-an, sepasang suami istri yaitu Len dan Sandy Bosack mengalami masalah dalam membagi data yang masuk ke komputer mereka. Data yang mereka terima tidak bisa didistribusikan dengan benar dan sering terjadi crash antar data tersebut. Akhirnya, berlatar belakang sebagai pegawai di dua departemen komputer yang berbeda di Stanford University, Len dan Sandy membuat cikal bakal router pertama di dunia berupa server gateway yang bisa membagi data dan mendistribusikannya ke komputer yang tepat dengan bantuan IP.

Dalam perkembangannya, Len dan Sandy mendirikan Cisco Systems, Inc. yang mengembangkan router dari waktu ke waktu dan membawa inovasi besar dalam dunia jaringan komputer. Mungkin dengan melihat sejarahnya, anda sudah bisa menebak apa pengertian dan fungsi router. Namun jika anda masih belum mengerti dengan baik, di bawah ini adalah pengertian router lengkap dengan fungsi dan jenisnya.

 

Pengertian Router

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya jika router diciptakan sebagai alat untuk membagi lalu lintas data, maka router bisa dipahami sebagai suatu perangkat di luar komputer yang bertugas mengirimkan paket data melalui jaringan internet menuju perangkat lain yang menjadi komputer tujuannya. Proses pembagian, pendistribusian, dan pengiriman ini disebut sebagai proses routing. Sedangkan proses pengiriman data dalam routing terjadi melalui 3 lapisan (jaringan internet protokol) dari stack protokol 7 lapis OSI. Jadi bisa dikatakan bahwa router ini adalah perantara bagi beberapa jaringan untuk saling terhubung dan saling mentransfer data.

Lalu apa fungsi dari router itu sendiri?

Pengertian dan Fungsi Router Lengkap dengan Jenis dan Cara Kerjanya

Pengertian dan Fungsi Router Lengkap dengan Jenis dan Cara Kerjanya-  Image via cnet

 

 

Fungsi Router

Fungsi router adalah sebagai penghubung dua jaringan atau lebih dengan tujuan mentransfer data. Lebih spesifik, fungsi router adalah sebagai pembagi atau penyalur alamat IP, baik secara statis (tetap) maupun secara berubah-ubah (dinamis) dengan menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) kepada seluruh komputer yang terhubung dengan router tersebut. Dengan adanya router, maka setiap data yang ditransfer akan memiliki alamat IP unik masing-masing sehingga komputer bisa bisa menerima data sesuai dengan permintaannya masing-masing tanpa terjadi crash.

Namun perlu diingat bahwa router berbeda dengan Switch. Jangkauan router lebih luas karena bisa menghubungkan antar satu LAN dengan LAN yang lain. Selain itu, router juga berfungsi sebagai firewall supaya tidak semua data yang tersebar di jaringan masuk ke dalam komputer penerima. Dengan begitu, router bisa mencegah terjadinya Broadcast Strom yang menyebabkan lalu lintas data terhambat.

Router kerap kali ditemukan di warnet, sekolah, hingga perkantoran di mana urusan transfer data dengan mobilitas tinggi menjadi sangat urgen. Perkembangan router membuatnya tidak lagi membutuhkan kabel-kabel yang harus terhubung dengan setiap komputer. Saat ini, sudah banyak tersedia router tanpa kabel (wireless) yang bisa ditemukan di pasaran. Prinsip kerjanya hampir sama. Hanya saja pada router wireless, data yang dikirimkan akan berbentuk gelombang radio yang dipancarkan sehingga komputer yang terhubung tetap bisa menerima data yang di transfer tersebut.

Baca Juga: Pengertian Fiber Optik, Jenis, dan Cara Kerjanya

Selanjutnya adalah pembagian jenis router berdasarkan kemampuannya membagi alamat IP dan berdasarkan bentuknya.

Fungsi Router

Fungsi Router – Image via kb.netgear

 

 

Jenis Router

Jenis router bisa dibagi dalam kemampuan dan bentuknya. Yang pertama adalah jenis router berdasarkan kemampuan mengatur alamat IP untuk komputer yang menerima data, yaitu statis dan dinamis.

  1. Router Statis

Jenis router ini adalah router yang sudah diatur oleh administrator jaringan secara manual dalam pembuatan tabel routingnya.

  1. Router Dinamis

Router dinamis adalah router yang sanggup membaca lalu lintas jaringan dan menyesuaikan alamat tip dengan masing-masing komputer yang terhubung dengannya. Router ini juga akan berusaha untuk berhubungan dengan router lain untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Lalu ada jenis router berdasarkan bentuknya. Berikut adalah jenisnya.

  1. Router Aplikasi

Tidak seperti router yang biasa anda lihat, router ini berwujud aplikasi yang bisa membuat komputer anda bertindak seolah-olah menjadi router. Banyak aplikasi yang menyediakan fitur router aplikasi seperti WinGate, WinProxy, WinRoute, SpyGate, dan lain-lain.

  1. Router Hardware

Router yang satu ini mungkin menjadi router yang sangat sering anda jumpai. Router ini memiliki tugas membagi jaringan internet ke komputer yang terhubung disekitarnya. Biasanya anda akan menemukan router ini di area-area tertentu yang memiliki fasilitas Hotspot.

  1. Router PC

Berbeda dengan router aplikasi, yang mengharuskan pengguna menginstal aplikasi supaya bisa menjalankan fungsi utama router, Router PC benar-benar mengubah sebuah komputer berspesifikasi rendah menjadi router. Spesifikasi minimum yang dibutuhkan komputer yang akan dijadikan router adalah menggunakan prosesor Pentium 2, harddisk 10GB, RAM, dan sebuah kartu LAN. Anda hanya perlu menginstal sebuah sistem operasi yang memang sudah dikhususkan sebagai router. Sistem operasi yang tersedia sebagai router saat ini bernama Mikrotik.

Lalu bagaimana cara kerja router?

 

Cara Kerja Router

Selaras dengan tugas utama router yaitu merutekan setiap data atau informasi yang melewatinya. Router bisa dengan cerdas mengetahui apakah sebuah data ditujukan ke host yang sama atau yang berbeda dengan pengirim data tersebut. Jika memang data ditujukan kepada jaringan lain yang berada diluar host komputer pengirim, maka router akan menyampaikannya ke host tersebut. Sebaliknya, jika data yang dikirim akan ditujukan kepada komputer yang sama dengan komputer pengirim, maka router akan menghalangi data tersebut supaya tidak meloncat ke host atau jaringan lain.

Demikianlah pengertian dan fungsi router lengkap dengan jenis dan cara kerjanya. Semoga bermanfaat!

Add Comment