Pengertian Frekuensi, Jenis Dan Cara Menghitungnya

Bila mendengar kata frekuensi mungkin yang terlintas dalam pikiran sebagian besar orang adalah radio. Memang teknologi ini sangat diandalkan oleh radio sebagai gelombang yang akan mengantarkan audio atau suara.

Nah, apa sebenarnya pengertian frekuensi dan jenisnya yang umum dimanfaatkan manusia?

Pada dasarnya setiap orang akan berhadapan dengan frekuensi di mana pun berada. Sebagai contoh frekuensi suara. Aktivitas mendengarkan merupakan hasil frekuensi suara yang ditangkap oleh indera pendengaran atau telinga.

Jadi, walaupun setiap hari memanfaatkan belum tentu semua orang memahami maksud dari frekuensi. Lalu apa sebenarnya arti dari istilah frekuensi tersebut?

 

Pengertian Frekuensi, Jenis Dan Cara Menghitungnya

Istilah frekuensi tercipta dari bahasa Inggris yakni frequency. Artinya adalah tingkat keseringan atau ukuran jumlah. Jadi frekuensi dalam keseharian manusia kerap dimanfaatkan untuk penggambaran tingkat keseringan dari penggunaannya. Frekuensi minum suplemen kesehatan misalnya, yang dimaksud adalah tingkat keseringan dalam konsumsinya.

Pengertian Frekuensi

Pengertian Frekuensi

 

Sedangkan arti dari frekuensi di dalam dunia fisika adalah jumlah getaran di dalam satuan waktu. Bisa juga diartikan sebagai jumlah gelombang listrik yang mampu tercipta di dalam satu satuan waktu tertentu. Biasanya frekuensi berkaitan erat dengan permasalahan media penghantar komunikasi dan suara. Sebagai contoh  perangkat televisi, telepon, radio, dan bermacam media komunikasi lainnya.

Pada perangkat elektronik biasanya akan ditempeli dengan bermacam label. Label tersebut memberikan informasi terkait frekuensinya. Sebagai contoh, frekuensi AC 50 Hz, frekuensi GSM 900 MHz, WiFi 2,4 GHz, Radio FM 99 Mhz, frekuensi speaker sebesar 42 Hz – 20.000 Hz dan lain sebagainya.

Berbagai nilai frekuensi terlampir pada label berbagai alat elektronik itu berhubungan dengan gelombang elektromagnetik atau gelombang listriknya.

Nah, kalau dalam ilmu fisika yang dimaksud frekuensi adalah jumlah getaran yang tercipta di dalam setiap satu detik, maka di dalam ilmu elektronika didefinisikan sebagai jumlah gelombang elektromagnetik yang tercipta di setiap detiknya.

Frekeunsi pada umumnya dilambangkan dengan huruf “f”. Sedangkan untuk satuannya digunakan Hertz atau biasanya disingkat hanya menjadi Hz. Sehingga itu dengan mudah dipahami kalau 1 Hz adalah satu gelombang listrik atau satu getaran yang terjadi di dalam satu detik. Penamaan satuan ini diambil dari nama Heinrich Rudolf Hertz, seorang fisikawan asal Jerman. Dia mempunyai kontribusi sangat besar dalam bidang elektromagnetisme. Sehingga namanya diabadikan sebagai satuan frekuensi.

Prefix dikenal sebagai kelipatan satuan atas Hertz dengan memakai sistem metrik, berupa kelipatan mulai dari ribuan. Kelipatan itu adalah Kilo (K), Mega (M), Giga (G), Tera (T) dan seterusnya. Tetapi untuk kelipatan yang tidak sampai ribuan digunakan satuan desi, senti, mili, nano dan selanjutnya. Kelipatan satuan Hertz itu sudah mengacu perhitungan dengan standar internasional.

 

Berbagai Jenis Frekuensi Di Dunia Fisika

Bila mengacu pada website resmi Wikipedia menjelaskan kalau pengertian frekuensi adalah ukuran jumlah putaran berulang pada setiap peristiwa. Bisa juga karena kejadian di dalam satuan waktu tertentu. Nah, kalau sudah mengenal pengertiannya, lalu apa saja jenis-jenis dari frekuensi?

  • Frekuensi Radio. Jenis frekuensi ini mengacu pada spektrum elektromagnetik yang bisa diciptakan dari penerapan arus bolak balik yang menuju antena. Dengan begitu, frekuensi radio bisa dimanfaatkan dalam pengiriman pesan suara. Dengan menggunakan gelombang udara seperti halnya frekuensi radio. Sekarang ini frekuensi radio yang umum digunakan di masyarakat adalah frekuensi radio FM dan radio AM.
  • Frekuensi Audio. Frekuensi ini dikenal juga dengan sebutan frekuensi suara. Suara ini adalah getaran dari frekuensi yang dapat terdengar oleh indera pendengaran manusia. Standar getaran bagi frekuensi ini berkisar mulai 20 sampai dengan 20.000 Hz. Untuk frekuensi audio terdapat tiga macam, yaitu frekuensi ultrasonik, frekuensi audible dan frekuensi infrasonik. Frekuensi infrasonik adalah frekuensi audio yang tingkat getarannya mulai dari 0-20 HZ. Frekuensi audible adalah frekuensi audio yang tingkat getarannya mulai dari 20-20.000 HZ. Sedangkan frekuensi ultrasonik adalah frekuensi audio yang mempunyai tingkat getaran lebih dari 20.000 Hz.

 

Alat Pengukur Frekuensi

Alat pengukur frekuensi dengan nilai tinggi dikenal dengan Pencacah Frekuensi atau Frequency Counter. Perangkat tersebut adalah alat guna pengukuran frekuensi dari sinyal elektronik yang terjadi berulang-ulang. Kemudian menampilkan hasil pengukuran tersebut pada layar digital. Perangkat ini mengandalkan logika digital guna perhitungan jumlah siklus pada interval waktu yang sudah ditentukan.

Nah, bagaimana cara menghitung frekuensi? Seperti dipaparkan sebelumnya kalau frekuensi merupakan jumlah getaran atau gelombang yang tercipta di setiap detiknya. Jadi detik adalah satuan untuk periode atau waktunya yang lazim dilambangkan menggunakan huruf “T”. Dengan begitu, untuk menghitung frekuensi haru mengetahui Waktu atau Periodenya terlebih dahulu dalam satuan second atau detik.

Periode bisa diartikan sebagai waktu yang diperlukan guna tercipta satu siklus pengulangan getaran atau gelombang secara lengkap. Nah, rumus yang biasanya digunakan untuk perhitungan frekuensi adalah f=1/T. F adalah frekuensi dengan satuan Hz (Hertz0, dan Periode dihitung dalam satuan sec (detik). Nah, itulah pengertian frekuensi, jenis dan cara menghitungnya.

Add Comment