Pengertian Komputer Analog, Ciri-ciri, Sejarah dan Penggunaannya

Pada zaman yang sudah serba maju ini, anda mungkin belum pernah mendengar atau mungkin sama sekali tidak tahu apa itu pengertian komputer analog. Merunut sejarah pertama kali komputer diciptakan, komputer adalah alat yang digunakan untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan sebelumnya. Awalnya, komputer hanya digunakan untuk memproses informasi-informasi yang berupa perhitungan aritmetika saja. Namun dalam perkembangannya, komputer sudah hadir untuk membantu tugas dalam segala lini kehidupan modern manusia. Ada tiga jenis komputer yang saat ini digunakan di dunia berdasarkan jenis data yang diolahnya dan hasil output atau keluarannya. Yang pertama adalah komputer analog. Jika anda merasa asing dengan istilah tersebut, di bawah ini adalah pengertian komputer analog.

 

Pengertian Komputer Analog

Keberadaan komputer analog bisa dilacak jauh ke belakang pada tahun 30.000-14.000 SM di mana bangsa bar-bar menggunakan batu karang untuk mencetak data. Lalu ada lagi bangsa timur tengah yang menggunakan lempengan tanah liat untuk menghitung pada tahun 9.000 SM. Revolusi cikal bakal komputer analog terjadi saat abacus ditemukan pada sekitaran tahun 2.500 SM oleh bangsa Cina, Mesir, dan Babilonia.

Pengertian Komputer Analog

Pengertian Komputer Analog –  Image 

 

Komputer analog adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sekumpulan alat penghitung yang bekerja dalam level analog. Tepat seperti dugaan anda. Saat menyebutkan analog, tentu yang menjadi lawannya adalah digital. Jika komputer digital menerapkan bilangan biner 1 dan 0 (atau biasa disebut dengan binary digit (bit) sebagai data yang diolah, maka komputer analog tidak. Komputer analog lebih difungsikan sebagai pengolah data yang sifatnya berkelanjutan dan tidak tetap. Data berkelanjutan yang dimaksud bukanlah berupa data angka seperti yang diproses oleh komputer digital, melainkan lebih ke data yang bersifat fenomena fisik alam seperti arus listrik, temperatur, kecepatan, tekanan, dan lain-lain.

Dengan kemampuan mengolah data yang berkelanjutan tersebut, komputer analog sering digunakan sebagai pengontrol atau pengatur sebuah mesin. Anda bisa menemukan banyak penggunaan komputer analog untuk saat ini pada pusat pengendalian industri kimia, pembangkit listrik, penyulingan minyak, atau alat pemantau denyut jantung di rumah sakit. Kelebihan yang dimiliki komputer analog adalah pada kecepatannya dalam menerima data fisik, mengolah data tersebut secara langsung, dan menyajikannya dalam bentuk grafik. Komputer analog tidak lagi memerlukan konversi data seperti proses yang dilakukan komputer digital. Namun kekurangannya terdapat pada akurasi data yang disajikan. Jika dibandingkan dengan komputer digital, komputer analog tergolong memiliki tingkat akurasi data yang masih rendah.

Baca Juga: Pengertian Topologi Jaringan Komputer dan Macamnya

Dari poin ini mungkin anda sudah mendapatkan gambaran seperti apa sebenarnya pengertian komputer analog itu. Selanjutnya adalah ciri-ciri komputer analog.

Ciri-ciri Komputer Analog

Ciri-ciri Komputer Analog –  Image

 

Ciri-ciri Komputer Analog

Ada beberapa ciri yang menjadikan sebuah komputer bisa dikategorikan sebagai komputer analog. Berikut adalah ciri-cirinya.

  1. Data yang Diolah Adalah Data Kualitatif

Ciri komputer analog yang pertama terdapat pada jenis data yang diolah. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, komputer analog bekerja dengan memproses data yang selalu berubah-ubah dan tidak statis. Faktor inilah yang menyebabkan hasil perhitungan komputer analog juga selalu berubah-ubah hasilnya. Proses pengolahan dilakukan atas pulsa berkelanjutan yang dikirimkan oleh nilai objek yang dihitung (kecepatan, tekanan, dll). Berbeda dengan komputer digital yang sudah mempunyai paten binary digit sehingga semua data yang masuk akan dikonversikan terlebih dahulu dan ditampikan secara mutlak.

  1. Digunakan dalam Suatu Proses Kontrol atau Pengolahan.

Mungkin anda sedikit bingung dengan ciri yang satu ini. Memang penggunaan komputer analog saat ini sudah mulai digantikan dengan komputer digital bahkan dalam mengatasi proses kontrol atau pengolahan. Komputer-komputer yang anda saksikan saat ini di pabrik-pabrik dengan teknologi pengolahan modern tidak lagi menggunakan komputer analog. Komputer analog lebih sederhana. Mungkin jika anda penasaran dengan keberadaannya, anda bisa mendatangi sebuah pengawas aktivitas gunung yang menggunakan seismograf untuk mengontrol aktivitas gunung.

  1. Bekerja secara Berkelanjutan

Tidak seperti komputer digital yang berhenti saat satu perintah selesai dilaksanakan, komputer analog akan terus mengoleksi data dari objek yang menjadi nilai masukannya. Karena itulah, komputer ini sangat cocok digunakan untuk melakukan pengawasan atau kontrol dalam jangka panjang.

  1. Tidak Memerlukan Bahasa Perantara

Sebagai informasi tambahan, komputer digital akan mengonversi setiap data yang masuk ke dalam data binary sehingga bisa ditampilkan dalam bentuk-bentuk angka, tulisan, simbol, dan sebagainya. Untuk bisa mengonversi data tersebut, dibutuhkan sebuah bahasa mesin supaya antara perangkat keras dan perangkat lunak bisa bekerja secara benar. Nah, semua proses konversi dan kebutuhan bahasa mesin tersebut tidak diperlukan oleh komputer analog untuk memproses data.

  1. Mengolah Data dalam Bentuk Fisik

Untuk ciri yang satu ini mungkin anda sudah cukup jelas. Komputer analog hanya mengolah data fisik yang masuk dan bukan merupakan data binary lagi. Sedangkan komputer digital mengolah data dalam bentuk masukan data binary.

Setelah mengetahui pengertian komputer analog serta ciri-cirinya, mungkin anda juga ingin mengetahui lebih lanjut tentang penerapan komputer analog dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh kegunaan dan alat yang menggunakan sistem komputer analog.

 

Penerapan Komputer Analog dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Kegunaan Komputer Analog

Komputer analog bisa digunakan untuk mengukur suhu, kecepatan, arus, temperatur, dan juga tekanan.

  1. Alat yang Menggunakan Komputer Analog

Alat-alat yang masih menggunakan prinsip komputer analog dalam kehidupan sehari-hari adalah ampermeter, voltmeter, barometer, termometer, seismograf, pengukur arus, dan lain lain.

Demikianlah pengertian komputer analog disertai dengan ciri-ciri dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat.

Add Comment