Pengertian Ransomware, Ciri-ciri Dan Cara Mengatasi Virus Ransomware

Pertengahan tahun 2017 silam, dunia sempat digemparkan dengan kehadiran sebuah cyber berupa virus berbahaya bagi komputer melalui Ransomware. Setidaknya 200 ribu lebih komputer terserang di 150 bagian negara di seluruh belahan bumi. Terjangkit virus ransomware tersebut rupanya terjadi karena beberapa infeksi seperti phising email, yang menjadi pemicu utama dan terberat komputer diserang oleh virus berbahaya ini. Uniknya, virus ini hanya menyerang perangkat komputer yang memiliki sistem operasi atau kinerja Microsoft Windows, juga Windows Server.

Seberapa bahaya virus atau Malware Ransomware terhadap komputer Anda? Ransomware sangat berbahaya sekali karena virus ini akan mengunci semua file yang ada di komputer korban dan sang korban tidak dapat melakukan apa pun kecuali setelah mentransfer sejumlah tembusan ke sang hacker atau pengirim virus Ransomware. Untuk lebih jelasnya berikut kami ulas mengenai pengertian Ransomware, ciri-ciri dan cara mengatasinya.

 

Pengertian Ransomware, Ciri-ciri Dan Cara Mengatasi Virus Ransomware

Pengertian Ransomware, Ciri-ciri Dan Cara Mengatasi Virus Ransomware

Pengertian Ransomware, Ciri-ciri Dan Cara Mengatasi Virus Ransomware

 

Pengertian Ransomware Secara Singkat

Meskipun telah mengetahui secara dasar bahwa ransomware adalah jenis virus berbahaya bagi komputer anda, namun tidak menutup kemungkinan bahwa anda belum memperoleh ilmu secara menyeluruh mengenai pengertian ransomware. Maka, wawasan tentang cyber ini adalah satu kesatuan yang tak boleh anda lewatkan agar pemahaman anda bisa bertambah untuk referensi yang jauh lebih absolut. Sehingga, singgah dan membaca artikel ini adalah langkah paling tepat untuk anda lakukan.

Ransomware merupakan tipe perangkat lunak (Software) yang dapat melakukan serangan pada komputer anda dengan cara memblokir segala akses data atau file di komputer anda. Untuk membuka kembali file atau dokumen yang telah diblokir oleh virus ransomware ini anda akan diminta membayar dan mengirimkan sebagai tebusan atas file anda sendiri. Bukankah ini suatu hal yang sangat merugikan bagi anda?

Pada dasarnya, ransomware dengan jenis sederhana hanya mampu mengunci beberapa sistem dari komputer anda. Dalam kondisi seperti ini, bagi mereka yang menguasai IT dapat dengan mudah menghindari virus tersebut agar tidak merusak sistem serta program dalam komputernya. Akan tetapi, jika anda menjumpai virus ransomware dengan jenis Trojan maka akan menjadi suatu masalah besar yang akan anda hadapi.

Virus ini akan mengenkripsi beberapa dari file dan data sebagai korban, sehingga anda tidak lagi dapat mengakses meskipun anda sudah melakukan pemblokiran terhadap cyber.

 

Jenis Ransomware Paling Berbahaya

Ada beberapa virus Ransomware yang paling berbahaya dan ditakuti diantaranya adalah WannaCry. Ransomware WannaCry adalah Malware ganas yang menyerang banyak negara termasuk pernah hebon di Indonesia. WannaCry ini dapat mengunci semua file dan data di komputer korban dan kemudian meminta tembusan dengan menampilkan data deface di layar komputer.

 

Pengertian Enkripsi dan Dekripsi

Dalam dunia perangkat canggih dan berhubungan dengan virus bahkan ransomware, terdapat dua istilah yang tak dapat dipisahkan yaitu enkripsi dan dekripsi. Kedua istilah ini memiliki makna yang sama serta fungsi yang sama namun agak berbeda. Enkripsi dan dekripsi merupakan satu disiplin ilmu yang dikenal dengan kriptografi atau bahkan sebagian lagi menyebutnya sebagai kriptologi. Jika diartikan secara bahasa mengandung makna “tulisan yang tersembunyi”, sehingga butuh teknik khusus agar pengguna bisa membacanya. Mulanya, teknik ini dipakai oleh pihak militer untuk menyampaikan pesan rahasia kepada sekutu agar tidak diketahui oleh musuh-musuh mereka.

 

Ciri-Ciri Komputer yang Telah Terinfeksi Virus Ransomware

Setiap komputer yang telah diserang dan terinfeksi oleh cyber ransomware tentu saja mengalami gangguan-gangguan. Mulai dari gangguan kerja, menulis, membaca, hingga mentransfer data ataupun file. Mungkin komputer yang terinfeksi virus mula-mulanya tidak akan menunjukkan gejala apapun, namun tak lama kemudian anda akan melihat berbagai persoalan bermunculan di komputer anda.

Terdapat beberapa ciri yang bisa anda perhatikan jika memang komputer anda telah terserang virus ransomware. Sehingga anda bisa langsung mengenali bahwa perangkat komputer anda sudah terinfeksi cyber. Silakan lihat ulasan di bawah ini:

  1. Perhatikan File atau Data di Komputer Anda

File atau data adalah unsur pertama yang bisa anda perhatikan jika memang komputer anda telah terinfeksi ransomware. Jika sudah diserang oleh ransomware, anda tidak akan dapat membuka file atau dokumen seperti musik, video, document, dan lain-lain sebagainya. Hal ini tentu saja akan membuat anda sedikit takut dan kesal terhadap komputer atau bahkan diri anda sendiri.

  1. Muncul Beberapa Peringatan Dini

Ciri berikutnya yang menandai bahwa komputer anda telah terinfeksi virus ransomware adalah muncul beberapa peringatan pada bagian wallpaper ataupun saat anda membuka file tertentu yang ada pada laptop anda. Sehingga anda harus membayar sejumlah tertentu untuk bisa mendapatkan data anda kembali. Hal ini tentu saja sangat tidak menguntungkan bagi anda.

 

Cara Mengatasi Virus Ransomware

Meskipun ransomware terkenal sebagai virus yang sangat berbahaya dan mampu mengunci data dan membuat file di komputer anda hilang. Namun, ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegahnya. Hal ini tentu butuh informasi serta pengetahuan anda mengenai cara mengatasi virus ransomware. Berikut telah disajikan secara khusus untuk menambah wawasan anda menghadapi cyber:

  1. Pindahkan Semua File Penting

Cara pertama yang harus anda lakukan adalah dengan memindahkan atau backup semua file yang menurut anda penting. Jika anda tidak dapat melakukannya sendiri, maka anda bisa meminta tolong pada seseorang seperti untuk memindahkannya. Yang anda butuhkan hanyalah external storage seperti harddisk drive, sehingga data penting anda dapat tersimpan dengan aman.

  1. Gunakan Anti Viru Berkualitas

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka ada baiknya jika komputer anda dilengkapi dengan antivirus bermerk dan berkualitas, sehingga virus jahat tak bisa menyerang komputer anda. Dengan kata lain, anda harus dulu menjaga komputer anda dengan cara mencegahnya. Maka dengan begitu, akan kecil kemungkinan komputer anda terinfeksi ransomware.

Dalam banyak artian, ransomware sangat berbahaya. Sehingga anda perlu memperoleh informasi seputaran virus ini agar bisa mengatasi atau mencegahnya. Komputer anda pun akan mendapat peluang untuk tidak diserang virus ransomware.

Add Comment