Apa Itu Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak?

Rekayasa Perangkat Lunak atau yang lebih dikenal dengan sebutan RPL sudah berkembang jauh sebelum Indonesia memperoleh kemerdekaan, yakni sekitar tahun 1940 an. Bahkan sampai sekarang perangkat ini menjadi bagian yang semakin diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan utama dari keberadaan perangkat lunak yang direkayasa ini ialah sebagai alat untuk mengembangkan berbagai praktik serta teknologi yang jauh lebih canggih. Yang kemudian berfungsi meningkatkan produktivitas dan kualitas para praktisi yang bergerak di bidang pengembang perangkat lunak, dengan harapan agar mampu menciptakan aplikasi-aplikasi bermutu bagi konsumen.

 

Apa Itu Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak?

Apa Itu Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak

Apa Itu Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak

 

 

Sejarah Pengembangan Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)

Sebelum lebih jauh anda mendalami tentang rekayasa perangkat lunak, ada mudahnya bagi anda untuk mengetahui sejarah kemunculan perangkat lunak terlebih dulu. Hal ini untuk membantu anda agar memperoleh wawasan luas mengenai pengertian rekayasa perangkat lunak yang akan dibahas nantinya. Maka, pengetahuan akan sejarah ini sangatlah berguna bagi anda yang masih awam akan software yang satu ini.

Software Engineering, mungkin bukan lagi kata asing bagi anda. Digunakan pertama kali sekitar akhir tahun 1950 an, yang mana saat tersebut masih terjadi perdebatan hebat dari ahli pengembang engineering mengenai perintisan perangkat lunak yang anda dihadirkan. Antara tahun 1968 dengan 1969, NATO bagian Komite Sains, mendanai dua konferensi mengenai rekayasa perangkat lunak. Sponsor yang dilakukan oleh pihak NATO ini memberikan dampak luar biasa terhadap pengembangan perangkat yang menjadi tujuan ahli software. Pasalnya, kedua referensi inilah yang menjadi cuat kehadiran rekayasa perangkat lunak ke tengah-tengah masyarakat.

 

Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak atau RPL adalah istilah yang diIndonesiakan dari bahasa Inggri yakni Software Engineering, yang telah dikenalkan pada tahun 1968 silam. Tak dapat dipungkiri, bahwa banyak orang yang berpendapat perangkat lunak ataupun software memiliki kesamaan arti dengan program komputer. Namun, pada dasarnya kedua istilah ini mempunyai definisi berbeda dengan fungsi yang berbeda pula.

Software atau perangkat lunak merupakan keseluruhan perintah yang dimanfaatkan oleh setiap perangkat seperti komputer atau laptop untuk melakukan proses informasi. Perangkat lunak ini bisa berupa beragam program pada perangkat PC ataupun prosedur-prosedur. Sedangkan program adalah komponen-komponen dari perintah yang dikeluarkan oleh software dan mampu dimengerti atau dibaca oleh komputer. Prosedur sendiri merupakan sebuah perintah yang diperlukan oleh pengguna perangkat untuk bisa memperoleh informasi.

Dari ketiga istilah di atas, maka dapat diartikan bahwa rekayasa perangkat lunak ialah satu disiplin ilmu yang mampu mengkaji seluruh aspek dari produksi perangkat lunak itu sendiri. Yang dimulai dengan tahap mula atau yang disebut analisa tentang kebutuhan konsumen produk, menentukan kerincian dari kebutuhan pemakai, penyesuaian desain, menentukan kode, hingga pengujian terhadap kelayakan perangkat dan cara pemeliharaan pada sistem. Maka, jelaslah bahwa rekayasa perangkat lunak tidak hanya sekedar pembuatan sebuah program, tapi juga melingkupi semua aspek produksi software rekayasa.

 

Tujuan Dari Rekayasa Perangkat Lunak

Sebuah perangkat yang dihadirkan ke publik tentu saja memiliki tujuan yang mendasar. Sehingga masyarakat luas mampu menerima perangkat lunak sebagai salah satu alternatif yang dapat memudahkan kehidupannya. Beberapa tujuan dari rekayasa perangkat lunak yang perlu anda ketahui ialah sebagai berikut:

Tujuan Dari Rekayasa Perangkat Lunak

Tujuan Dari Rekayasa Perangkat Lunak

 

  • Biaya produksi untuk perangkat lunak jauh lebih rendah.
  • Mampu menghadirkan perangkat lunak berkualitas tinggi, kinerja cepat serta tepat waktu.
  • Dapat bekerja pada semua jenis platform.
  • Menghadirkan perangkat lunak dengan biaya perawatan lebih rendah.

 

Kriteria Rekayasa Perangkat Lunak

  • Dapat dirawat secara kontinu.
  • Perangkat lunak yang bisa mengikuti kemajuan teknologi.
  • Dapat menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan para pengguna.
  • Sangat efektif, efisien, serta relatif jauh lebih mudah dalam hal penggunaan energi.
  • Mampu memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh setiap pengguna.

 

Ruang Lingkup Dari Rekayasa Perangkat Lunak

  • Perangkat Lunak Requirements, memiliki hubungan dengan ilmu yang mencakup kebutuhan berbagai persyaratan semua perangkat lunak.
  • Software Desain, mampu mencakup berbagai proses untuk menampilkan arsitektur, beragam komponen, hingga karakteristik berbeda dari perangkat lunak lainnya.
  • Software Construction, berkaitan dengan segala detail untuk pengembangan software seperti pengkodean, algoritma, hingga pengujian serta pencarian terhadap kesalahan.
  • Software Testing, berhubungan untuk melakukan pengujian terhadap perilaku yang dihasilkan oleh perangkat lunak.

 

Disiplin Ilmu Lain Dengan Rekayasa Perangkat Lunak

  • Ilmu Manajemen, yang meliputi akuntansi, ekonomi dan lainnya.
  • Ilmu Matematika, seperti aljabar, kalkulus, statistik, dan sebagainya.
  • Ilmu Manajemen Proyek, meliputi anggaran, tenaga kerja yang dimanfaatkan, kualitas dan kuantitas, resiko, hingga metode yang digunakan.

Pada dasarnya, rekayasa perangkat lunak mampu memberikan kenyamanan serta kepuasan bagi anda sebagai pengguna. Sehingga dengan membaca artikel ini dapat meningkatkan wawasan serta pengetahuan anda mengenai pengertian Rekayasa Perangkat Lunak atau RPL. Yang dapat memudahkan anda untuk menemukan referensi terpercaya mengenai berita yang anda cari.

Add Comment