Mengenal Tentang Sistem Operasi Jaringan Lebih Jauh

Di bangku sekolah menengah baik sekolah menengah atas maupun sekolah menengah kejuruan biasanya diberikan mata pelajaran komputer. Pelajaran ini meliputi praktek langsung serta teori-teori yang terkait dengan komputer. Salah satu materi yang biasanya diberikan oleh guru kepada para siswa adalah tentang sistem operasi jaringan. Berbicara mengenai sistem operasi jaringan ini biasanya lebih banyak dibahas lebih dalam di sekolah menengah kejuruan khususnya untuk jurusan spesifik seperti teknik komputer jaringan. Tapi tak ada salahnya untuk mengetahui dan memahami tentang teori ini untuk menambah wawasan.

 

Pengertian, Fungsi, serta Macam dari Sistem Operasi Jaringan

Sistem Operasi Jaringan

Sistem Operasi Jaringan

 

Memahami tentang teori-teori terkait komputer jaringan memang salah satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh siswa atau orang-orang yang berkecimpung di bidang tersebut. Tapi sebagai masyarakat awam Anda pun boleh mempelajari tentang hal ini agar lebih paham dan mengerti mengenai hal ini. Berikut ulasan lebih lengkapnya tentang topik ini:

 

1. Pengertian Sistem Operasi Jaringan

Hal pertama yang perlu dipahami tentang apapun adalah mengenai pengertiannya. Pengertian dari sistem operasi jaringan sendiri bisa di breakdown lebih dulu. Sistem operasi adalah suatu software, program atau disebut juga sebagai perangkat lunak yang memiliki tugas penting. Tugas yang dimaksud adalah controlling dan pengelolaan hardware serta operasi-operasi dasar pada sistem. Fungsi ini juga termasuk untuk mengoperasikan suatu program aplikasi pada komputer. Sementara itu sistem operasi jaringan merupakan suatu sistem operasi yang berfungsi untuk menangani suatu jaringan tertentu.

BACA:   Pengertian Fiber Optik, Jenis, dan Cara Kerjanya

 

Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

 

2. Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

Ada beberapa karakteristik yang dimiliki oleh sistem operasi ini diantaranya adalah:

  • Memiliki akses yang aman ke jaringan tertentu
  • Berperan sebagai pusat pengendalian dari suatu sumber daya jaringan tertentu
  • Dapat memberikan izin kepada para remote user yang terhubung dengan jaringan tertentu
  • Berperan untuk back up data serta memberi kepastian akan ketersediaan data-data yang dibutuhkan.

 

3. Macam-macam Sistem Operasi Jaringan

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang macam-macam sistem operasi jaringan Anda perlu paham dulu apa saja macam dari sistem operasi ini.Sistem operasi ini terdiri atas dua macam yang dibedakan berdasarkan basis sistem operasinya. Jadi ada sistem operasi berbasis teks dan ada pula yang berbasis grafik. Berikut ini ulasannya:

  • Sistem operasi berbasis teks

Sistem operasi ini hanya menunjukkan teks saja di bagian interface atau antarmukanya. Teks ini bisa berupa huruf, angka maupun simbol-simbol tertentu. Dari segi tampilan memang sistem operasi ini terlihat kurang menarik dan menyenangkan. Tapi sistem berbasis teks ini punya beberapa kelebihan diantaranya adalah mudah untuk dioperasikan, tidak membutuhkan ruang penyimpanan yang besar serta kompatibilitas lebih tinggi ke berbagai perangkat lunak maupun keras.

  • Sistem operasi berbasis grafik

Kalau sistem operasi yang ini tampilan interface atau antarmukanya dibuat dengan desain yang lebih menarik dan membuat pengguna lebih nyaman. Pada sistem operasi ini terdapat grafik-grafik atau gambar yang memberikan tampilan lebih segar. Sistem operasi ini punya beberapa kelebihan diantaranya adalah penggunaannya yang lebih mudah bagi user, tampilan resolusi gambar baik, interaksi antara user dengan komputer bisa berlangsung dengan lebih baik.

Cara Kerja Sistem Operasi Jaringan

Cara Kerja Sistem Operasi Jaringan

 

BACA:   Pengertian Localhost, Fungsi Dan Kelebihan Localhost

4. Cara Kerja Sistem Operasi Jaringan

Network operating system ini memiliki cara kerja tertentu yang perlu untuk dipahami. Jadi sistem ini terdiri atas 4 komponen di dalamnya meliputi pengirim data, protokol, media transmisi dan penerima. Protokol ini memiliki tugas untuk melakukan encode dan decode dari sebuah data. Beberapa komputer yang berada dalam suatu sistem jaringan yang sama dapat saling bertukar data melalui media yang dapat berupa modem.Modem ini merupakan singkatan dari Modulator Demodulator yang berfungsi untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog dan sebaliknya.

 

5. Fungsi Sistem Operasi Jaringan

Network operating system ini punya beberapa fungsi penting seperti:

  • Menjadi penghubung antara beberapa komputer maupun perangkat lainnya ke dalam sebuah jaringan serta melakukan kontrol pada jaringan tersebut.
  • Menyediakan layanan untuk para user yang terhubung. Jenis layanan ini sangat bervariasi contohnya NTP, FTP, DNS dan masih banyak lagi.
  • Menambahkan sumber daya maupun client lain ke dalam jaringan.
  • Mendistribusikan update-update software maupun sebuah program yang ada ke semua client yang terhubung di dalam jaringan.
  • Memanfaatkan server dengan efektif dan efisien untuk melayani client-client yang terhubung.
  • Menjamin keamanan semua client yang terhubung di satu jaringan tertentu dari adanya virus yang mungkin menyebar. Adanya virus dapat menjadi ancaman lantaran satu komputer terhubung dengan komputer lainnya. Sistem operasi ini berfungsi untuk melindungi dari terjadinya penyebaran virus yang dapat berisiko pada keamanan data-data yang ada di jaringan tersebut.
BACA:   Pengertian Topologi Jaringan Komputer dan Jenis Topologi Jaringan

Itu tadi hal-hal penting mengenai pengertian, karakteristik, macam hingga fungsi dari sistem operasi ini. Penjelasan ini dapat membuka wawasan lebih lanjut mengenai Network Operating System. Pemahaman tentang sistem ini dapat membantu ketika Anda harus menggunakan sistem jaringan ini di tempat kerja misalnya.

Add Comment